Kalo kemarin saya review projector aftermarket, sekarang saya coba review projector OEM alias Original Equipment Manufacture simplenya copotan mobil hahaha ~~~

seperti biasa, saya ga bakal review projector yang umum dipakai sama user diluar sana (yang umum aftermarket kan produk AES, dan OEM copotan Rush/ Terios, CX-5, dll)
bagi yang ga tau penampakan dari projector Hella 3 (copotan BMW X1) dan Hella E55 (copotan Mercedes Benz AMG E55) , ini penampakannya:
Hella 3

New photo by Rizaldi Bawonoyudo / Google Photos

Hella E55

New photo by Rizaldi Bawonoyudo / Google Photos

Ke-2 projector itu punya dimensi lensa 3″, untuk dimensi keseluruhan projie saya ga punya datanya, dan lagi males ngukur tuh 2 projie, karena harus bongkar gudang dibelakang, hahaha ~~~

Lanjut, kenapa saya satukan review projector kali ini? ga jauh karena footage atau bukti output cahaya dari ke-2 projector ini ga banyak, bahkan E55 sendiri ga sempet di photo, karena cuman sempet pake 1 malem, besoknya udah retrofit lagi, karena ada mainan baru #eh

——————


Untuk hasil cahaya, hanya ada dari Hella 3.
Ballast yang digunakan adalah Hyluxtek K-Series 35watt
Bulb menggunakan Yeaky 4500K 35watt.

Contoh terpasang, dengan shroud dari projie ABC :v

New photo by Rizaldi Bawonoyudo / Google Photos

Low Beam siang hari, ini contoh beam patternnya

New photo by Rizaldi Bawonoyudo / Google Photos

High Beam siang hari, terlihat bahwa Hella 3 punya high beam yang dominan, jadi buat pass beam, atau buka jalan sangat cocok 😉

New photo by Rizaldi Bawonoyudo / Google Photos

dan ini adalah hasil cahaya di malam hari:

Low Beam

New photo by Rizaldi Bawonoyudo / Google Photos

High Beam

New photo by Rizaldi Bawonoyudo / Google Photos

——————

Nah untuk Hella E55 sendiri saya ga punya bukti cahaya, tapi akan saya jabarkan via kata2 aja ya 🙂
secara keseluruhan, Hella E55 ini punya body projector yang bongsor, dengan chrome bowl projie yang unik, ada titik2nya gitu 🙂
tapi untuk kualitas cahaya, kurang bagus di low beam, bahkan bisa di bilang jelek :), untuk high beam jangan ditanya, memang karakter projector keluaran Hella dominan di high beam, yang saya udah coba Hella 3 dan Hella e55, karakternya memang dominan di High Beam 🙂

——————

Kesimpulan:
Hella 3:
> Kualitas bowl projie jangan di tanya, OEM punya 😉
> Karakter yang dominan di High beam, tapi low beam ga buruk, cukup bagus.
> OEM Product bukan ngejar “terang” tapi nyaman, yang saya rasakan sampai sekarang, projector OEM itu ga terang, tapi nyaman dimata, kalo anda baru di dunia Projie saya sarankan menggunakan produk aftermarket, karena umumnya aftermarket punya karakter cahaya yang “terang” dan cutoff yang tegas, untuk oem sendiri karakternya smooth, terutama produk Hella 🙂
> Dimensi projector yang lumayan kecil, cocok untuk headlamp yang ga punya banyak space.
> Harga kisaran 600rb ++ tergantung kondisi
> Projector ini cukup kuat untuk di boost dengan ballast 50watt, tapi dengan catatan, bulb yang digunakan ori philips D2S ya 😉
> Overall, Hella 3 saya rekomendasikan untuk OEM kelas menengah bi-xenon, karena karakter cahaya yang cukup bagus di low beam, dan bagus di high beam, serta ukuran projector yang cenderung mungil 😉

Hella E55
Sedikit sulit untuk mereview projector ini, karena saya pake nih projie jaman 2014 akhir, dan sekarang udah lupa karakternya gimana, hahaha
> Untuk urusan kualitas, jangan di tanya, walaupun copotan mobil, tapi bowl dan kondisi dari projector masih sangat layak.
> Body cukup bongsor, dengan karakter yang buruk di low beam, tetapi superior di High Beam.
> lensa menggunakan fressnell atau garis memutar, googling aja ya 😉
> Seperti biasa, OEM ga terang tapi nyaman, memang bukan projector bixenon OEM terbaik di range harga 450rb – 700rb, tetapi bagi anda yang suka high beam, saya cukup merekomendasikan projector ini.
> Tidak banyak yang bisa saya jabarkan di projector ini, karena masa guna hanya 1 malam, dan tidak sempat jeprat jepret :), tapi projectornya sendiri masih ada di gudang, mungkin kalo ada yang request bisa saya buat ulang reviewnya

————–

Sekian review projector kali ini, next time kita coba review projector murah meriah, copotan mobil, bi-xenon dan terangnya dapet high beamnya dapet, apalagi kalo bukan produk Koito 😉

Terimakasih, ada pertanyaan? jangan sungkan untuk mengisi di kolom komentar dibawah.